Makasih ya dokter?

 hai, aku hanna, mahasiswa fkg, sekarang udah semester 7. di kampus ku, kuliahnya lumayan padat dan kejam, ya namanya juga fkg. tapi sebenarnya aku ga pernah menyalahkan sistem kampusku, karena sebenarnya dengan sistem itulah aku jd aku yang sekarang.. tapi yg aku mau aku highlight, sistem itu sebenarny cukup bisa membuat mahasiswa sampe ke tahap bisa dibilang semi burnout, jadi kuurang maksimal ngerjain tugas atau semacamnya, karena emang udah tiap hari, jadi menurut ku wajar klo ada masa-masa nurunnya. itu yang aku rasain, seminggu kebelakang, aku berusaha ngerjain tugas, tapi ga semaksimal aku diminggu pertama blok ini, yang emang sampe print jurnal dan baca materinya sampe seluk beluk.. tapi tiba-tiba aku dapat kalimat yang sebenarnya sepele.. dan itu  yang ......aku mau cerita..

.

.

aku mau cerita, gimana apresiasi bisa mengubah perasaanku..

gimana kata-kata ringan yang membuat aku merasa diterima dan dihargai bisa membuat ku merasa tenang dan berusaha lebih keras untuk menghadapi kuliah-kuliah selanjutnya..

benar-benar hanya kalimat

"saya apresiasi kalian uda mau membuat tugas sebaik mungkin, makasih sudah mau menyelesaikan semua kewajiban kalian..." dok, that means a lot for me.

pengen banget rasanya aku email dokter, just want to say : Your feedbacks means a lot for me, dokter, thankyou for saying that.

guys, kalimat-kalimat gitu ntah kenapa memang aku butuhin. 

aku tahu, ketika ak ngerjain tugas, presentasi, ak ga boleh berharap apa2 selain semua ini aku lakuin untuk diriku sendiri. tapi.. nyatanya terkadang manusia memang butuh pengakuan dan validasi dari orang lain..

that you've done your best, that you've done everything.. that you did a good job, a really good job..

tapi aku tahu benar, we are not doing everything perfectly.. but for something that we've to do every day.. masuk kuliah dari senin ketemu senin, sampe distandar yang penting youve tried your best aja udah harus banget diapresiasi, ya sebisanya kamu di waktu itu aja, gamesti harus sampe perfect dan ga ada celah.. 


jadi sebenarnya, berharap ada yang muji itu kayak ga mungkin, karena memang sering kali ga layak untuk di puji. tapi, menemukan sosok dokter atau dosen yang mau mengapresiasi hal kecil yang sebenarnya ga ada apa-apanya, benar-benar bagai mendapat sebuah harta karun bagi jiwa aku hahaha...


aku tau, ga boleh ada mental lemah disini.. ga boleh ada perasaan merasa paling capek, paling lelah, si paling mental health.. tapi.. kalo aja kalimat-kalimat itu benar-benar bisa keluar tanpa diminta, haruskah aku menolak bahagia?


setelah kalimat kemarin, aku benar-benar seperti mendapat booster.. good mood, belajar terus, bahkan bisa nyelesain beberapa catatan dalam satu hari.. really productive. i think i am the definition of being productive.. at this time yah, dan sebenarnya ku juga gatau seberapa lama kalimat itu akan berefek terhadap aku..


melalui tulisan ini, aku mau bilang, dokter, makasih banyak untuk semua kalimat yang udah dokter sampaikan, maksih atas ilmu dan sharing yang dokter sampaikan secara tulus, makasih karena udah mau mengatakannya secara gamblang dan bukan di dalam hati hahahaha.. 


kalo kalian tau seberapa aku bersyukur dan senang.. bahkan diakhir pertemuan kemarin, aku sampe ditahap mendoakan dokter untuk kehidupan terbaiknya.. karena rasa bersyukur dan terima kasih terbesar untuk seorang manusia, adalah dengan mendoakannya.. Barakallah Fiik dokter, semoga setelah aku selesai coass nanti, aku bisa ngomong langsung ke dokter.. sekarang aku rahasiakan dulu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My graduation Speech, dibacakan di toilet depan rku 4

kabar hari ini

Tulisan 2019