Postingan

gimana kalau ternyata, akunya yang tidak siap

 ini rahasia kita berdua ya, tapi sepertinya aku sedang terbuai saitan. aku dilemahkan hatinya dan merasa tidak sanggup melewati ini. maka aku memohon perlindungan Tuhan atas segala gangguan dan ketidakkuatan ini. dulu, 6 bulan sebelum ujian nasional SMA, alergi ku kambuh, alergi parah sampai aku gabisa makan apapun selain daging dan ikan, bahkan remah rengginang yang masuk ke tubuhku menghasilkan reaksi yang berlebihan. ruam gatal di seluruh paha..  tapi, setelah masa2 ujian berakhir, alergi hilang dan ga pernah muncul lagi dulu, 2 minggu sebelum orientasi kampus, ospek kampus, aku dirawat dirumah sakit karena DBD, trombositku sampai <40.000, muntah mual, rasanya aku ga sanggup masuk kuliah, tapi once aku mencoba menghadapinya, sakitku hilang, semua lemah hilang, aku bahkan ikut ospek fakultas hingga selesai tanpa kenapa-kenapa. sekarang aku semester ke 5 ku, requirement ku tinggal 3. tapi sulit sekali bagiku untuk memulai menyelesaikannya. mungkin .. tanpa sadar aku menun...

My graduation Speech, dibacakan di toilet depan rku 4

Gambar
  aku kemarin baru aja yudisium, tapi wisuda nya masih lama bulan 5 :( tapi gapapa,  aku harus percaya dan yakin, Allah punya cerita yang lebih baik untuk aku,  tapi teman-teman aku pernah bermimpi untuk bisa maju dan ngelakuin semacam "graduation speech", sayang banget kemarin pas yudis aku ga ada aja bagi mahasiswa untuk  kasih speech, tapi aku mau tetap mau nulis aja.. ngerasain gmn rasanya nulis konten graduation speech, ini menyedihkan apa gak ya? hahaha tapi sepertinya aku hrs post ini dan ngelupain semua kesenangan sarjananya aku.. aku udah hrus masuk ke dunia baru..  kita mulai eaaaaa wqwqwq.. Izin kan saya memulai speech ini dengan satu cerita singkat. Beberapa bulan lalu, sblm saya sidang, saya pernah menjemput ibu saya yang seorang dosen di fakultasnya. Saat itu ibu saya baru selesai jadi penguji di sidang mahasiswa. Saya bertanya kepada ibu saya “Mak, memangnya jadi sarjana itu semembahagiakan itu ya? Kok kayaknya biasa saja, apa karena kmi masih aka...

Makasih ya dokter?

 hai, aku hanna, mahasiswa fkg, sekarang udah semester 7. di kampus ku, kuliahnya lumayan padat dan kejam, ya namanya juga fkg. tapi sebenarnya aku ga pernah menyalahkan sistem kampusku, karena sebenarnya dengan sistem itulah aku jd aku yang sekarang.. tapi yg aku mau aku highlight, sistem itu sebenarny cukup bisa membuat mahasiswa sampe ke tahap bisa dibilang semi burnout, jadi kuurang maksimal ngerjain tugas atau semacamnya, karena emang udah tiap hari, jadi menurut ku wajar klo ada masa-masa nurunnya. itu yang aku rasain, seminggu kebelakang, aku berusaha ngerjain tugas, tapi ga semaksimal aku diminggu pertama blok ini, yang emang sampe print jurnal dan baca materinya sampe seluk beluk.. tapi tiba-tiba aku dapat kalimat yang sebenarnya sepele.. dan itu  yang ......aku mau cerita.. . . aku mau cerita, gimana apresiasi bisa mengubah perasaanku.. gimana kata-kata ringan yang membuat aku merasa diterima dan dihargai bisa membuat ku merasa tenang dan berusaha lebih keras untuk m...

Tulisan 15 october 2019- Arus dunia

Woi2, cak kelen liat lu, tulisan siapaniiiiii, aku aja kaget nemu di notes hapeeeee, hahaha. Susah x gila, aku aja bahkan ga ngerti hahaha Arus dunia Dialah yang membangunkanku dari kejar-kejaran ini Setidaknya aku tahu, finish yang ku mau, tidak akan pernah memuaskanku Setidaknya aku sadar Yang kukejar hanyalah dimensi tak pasti Dari dimensi-dimensi lain yang Tuhan beri Entah apa yang lebih ku pilih Dibanding ridhanya Dia sang Pemilik Malah berputar dalam dunia fantasi Yang kini semakin tak pasti Entah dunia seperti apa yang sudah masuk dalam kamusku Entah hati yang bagaimana, yang telah kupilih menjadi hatiku Dan entah rasa berantah apa yang akhirnya terbersit dalam benakku Dia bilang Tak butuh renkarnasi tuk berubah Tak butuh hati baru tuk masuk dalam dimensi-Nya Karena Dialah sang pemilik dimensi Waktu Tak perlu ragu, ragu-ragu bukan milik aku dan kamu, katanya Jangan menghakimi bahwa tuhan tak sudi menerima kita kembali

berdamai

Disclaimer, aku lagi pengen alay, tp terlalu capek untuk ketik pake angka2, jd alaynya secara inplisit Halo haloo, ini hanna, mahasiswa semester 6 yang baru mau ngerasain gimana rasanya jadi mahasiswa semester akhir, hihihi, pas akhir semester 5 kemarin, kami uda mulai tuh dibagi pembimbing untuk skripsi, karena kalau di fkg USK itu, cuman 7 semester, sehingga semester 6 itu harus udah seminar proposal.  liburan kemarin, mulai 3 desember, aku kayak kurang memanfaatkan liburan dengan baik, hmm gimana ya, sebenarnya justru aku sangat memanfaatkan "Liburan" dengan sebaik-baiknya hahaha, ya kayak benar-benar liburan, bukan yang malah ngerjain skripsi, hahaha padahal awalnya memang nargetin liburan kali ini ga boleh main-main, dan jadilah sekarang aku menyesal, di hari-hari terakhir liburan, ya Allah kemarin ngapain ajaa. mana setiap ke kampus selalu ketemu teman-teman yang udah pada bab 3, 4, bahkan ada yang seminar proposal minggu ini, pusing. tapi setelah dipikir-pikir, kenapa ...

Tulisan 2019

Bismillah Tulisan ini saya persembahkan untuk teman-teman yang masih berjuang dengan kelelahan kita masing-masing. . Selama pandemi, banyak sekali diantara kita yang saling mengeluh, merasa tugas banyak, merasa tersiksa dengan segala keadaan yang ada, dan merasa lelah yang teramat. . Aku pun begitu, bahkan, sebagai mahasiswa kedokteran gigi, aku sempat berpikir bahwa lelah orang lain tidak ada apa-apanya dibanding kami. Aku merasa lebih lelah dibanding semua mahasiswa dari fakultas lain (aku minta maaf akan kesalahan itu). Akhirnya, aku sering mengeluh dengan teman-teman dari fakultas lain, bercerita tentang seberapa berat kuliah yang aku jalani. Padahal pasti semuaaa punyaa beban masing2!!!!!!! Maaaf sobaatttt, mari lanjutt . Tapi ternyata, mengadu lelah pada mereka tidak akan menghilangkan lelah yang ada. Rasanya, malah memberi beban bagi orang-orang yang kita sayang, dan bahkan sering muncul rasa kecewa karena mereka gagal memahami perasaan kita. . Semakin hari, aku sema...

15 desember 2020

Ada Satu cara, alasan atau kemungkinan rahasia yang ketika akhirnya kita mengetahuinya justru menandakan akhir dari cerita.  . cerita yang telah usai ini, akan bersambung dalam dunia baru yang abadi. Dan kamu sebagai tokoh utama dalam cerita ini lah yang akan menjadi penentu, akan bagaimana dunia barumu nanti. Surga, neraka? . . Ada saat dimana ketika rahasia besar yang akhirnya terbongkar malah mengakhiri segalanya. . Rahasia itu adalah bagaimana, kapan, dan kenapa kamu mati. . Ada berjuta cara, alasan, dan kemungkinan untuk kematianmu. . Dalam setiap detik, pelan-pelan berpindah dari satu alasan ke alasan lainnya. . Dan, mau seberapa lama pun kamu telah berhasil berpindah dari semua alasan dan kemungkinan tersebut, pada akhirnya, kamu akan menemukan alasan dan cara kematian yang Allah benar-benar takdirkan untukmu. . Pun setelah mengetahui alasan tersebut, kehidupan barumu sudah kamu tentukan, dan kamu tidak bisa merubahnya lagi. . Karena setiap detik yang telah kamu lalui diduni...