Cepat sekalli rasanya Tuhan menjawab pertanyaanku
Pertanyaan yang ku lontarkan seminggu sebelum masuk SMA
Pertanyaan yang Maha sombong
Lalu kapan Tuhan akan menjawab pertanyaanku yang selanjutnya
Aku bertanya
Sekarang bagaimana aku?
Apa yang harus aku lakukan, kenapa semua yang dulu berada
dibawahku seakan tersadar dan bangkit
Bahkan temanku, yang aku bimbing selalu sejak dulu
Yang aku bimbing tanpa takut di tinggal maju
Mulai melangkah lalu
Dan ketika ia maju..
Ia memang tak lupa untuk melihatku
Tapi haruskah aku berpura2 tersenyum dan menyemangatinya
Sampai kapan hatiku harus kuperbesar
Aku juga manusia
Mengapa aku sekarang begitu tenggelam?
Jika semuanya telah dimiliki
Lalu yang mana yang bisa kumiliki
Kenapa semuanya begitu sulit...
Bagaimana cara menceritakannya pada ibuku?
15;27/ 18 oktober
Komentar
Posting Komentar